5 Tips Sukses Berbisnis

07.45 Edit This 0 Comments »

Setiap pengusaha pasti menginginkan bisnisnya sukses tanpa ada hambatan, pruduknya laku dan terkenal oleh semua orang, berikut tips sukses untuk berbisnis!

5 Tips Sukses Berbisnis

Setiap pengusaha pasti menginginkan bisnisnya sukses tanpa ada hambatan, pruduknya laku dan terkenal oleh semua orang, berikut tips sukses untuk berbisnis :



1. Kerja keras dan keberanian
Merupakan prinsip dasar yang harus dimiliki karena dengan prinsip
inilah pengusaha tidak ada kata lelah dan menyerah, apabila produk yang dia pasarkan belum laku dipasaran mereka mencari cara lain tanpa ada kata menyerah.


2. Jeli melihat pasar
Agar produksi kita dilirik dan dikenal pembeli sebaiknya pengusaha menghadirkan atau membuat produk baru yang belum ada dipasaran, kita harus jeli melihat kebutuhan pembeli.


3. Optimis
Setiap pengusaha harus mempunyai jiwa optimis, pengusaha harus yakin dan percaya bahwa produknya laku dan dikenal pembeli, sehingga dapat memberi semangat untuk perkembangan bisnisnya.


4. Promosi
Agar produk yang kita pasarkan dikenal oleh pembeli kita harus melakukan banyak promosi, banyak cara promosi yang dapat kita lakukan melalui surat kabar, majalah, brosur-brosur, poster, spanduk, radio, televisi, internet dan lain-lain.


5. Rajinlah berdoa
setelah kita kerja keras, menciptakan produk, optimis dan promosi, bukan itu saja kita harus rajin berdoa, keberuntungan sangat penting agar sebuah usaha sukses.

Disponsori Oleh

IGB RAI UTAMA, SE, MA


SUMBER :
http://www.connecti.biz/library_articles.php?artikel_id=1974&kategori_id=50

Manajemen Pelanggan Ala Kedai Kopi STARBUCKS!

07.31 Edit This 0 Comments »

Suntuk??? Anak muda jaman sekarang tak sedikit yang menghapus kesuntukan dengan cara nongkrong.. Tahu tempat nongkrong terkenal ala kedai kopi yang bisa bikin orang-orang betah dan lupa sama waktu.. Yupp,, ini dia STARBUCKS!


Bagaimana Howard Schultz (Paman Howie) melakukan manajemen pelanggannya? Dan bagaimana konsep yang digunakan sehingga bisa membuat Starbucks berbeda dengan kedai kopi lainnya?

Manajemen Pelanggan di Kedai Kopinya Paman Howie

Ketika didesain sejak awal oleh , Starbucks memang sudah mengacu pada konsep komunitisasi. Dikatakan oleh orang-orang sebagai “tempat ketiga” untuk kita menikmati kopi setelah rumah dan kantor, Starbucks melihat dirinya sebagai tempat bersosialisasi di luar kehidupan keluarga dan juga kehidupan professional.

Di celah antara dua dunia inilah terletak komunitas sosial. Komunitas yang biasanya terbentuk atas identitas yang kolektif (contohnya dalam hal ini adalah kalangan professional), kesamaan minat (suka kopi atau sekedar ‘nongkrong’), kesamaan aspirasi dan tujuan (memiliki jiwa sosial untuk kehidupan masa depan yang lebih baik).

Sehingga kedai kopinya Paman Howie ini sadar betul bahwa pelanggan mereka datang tidak saja untuk mendapatkan produk yang dijual, tapi juga untuk menghabiskan waktu bersama komunitasnya. Sehingga sangat penting bagi mereka menciptakan “The Starbucks Experience” secara menyeluruh. Mulai dari sapaan saat memasuki ruangan dan mencium aroma kopi, hingga ambience yang mendukung saat pelanggan bersantai dan hang out bersama teman.

Perkembangan perusahaan ini dari hanya beberapa outlet saat Howard Schultz mengambil alih perusahaan ini tahun 1987, menjadi lebih dari 60 ribu outlet tahun 2003, menunjukkan Starbucks cukup jeli dalam menangkap dan memenuhi kebutuhan komunitas yang sudah ada ini, atau bisa disebut “by default”.

Dengan banyaknya pelanggan dari semua kedainya, Starbucks lalu menyadari bahwa para pembeli loyal ini dapat dirangkul dalam suatu wadan dan dibentuk sebagai suatu komunitas. Dengan membentuk komunitas penggemar Starbucks melalui berbagai online social media, perusahaan ini berhasil membentuk sebuah komunitas baru yang dibentuk oleh perusahaan, yang kami sebut sebagai “by design”. Kini, account Twitter mereka memiliki sekitar 500 ribu pengikut dan fan page Starbucks di Facebook memiliki lebih dari 5 juta anggota.

Dengan berhasilnya terbentuk komunitas “by default” dan “by design” ini terlihat bahwa Starbucks berhasil melakukan confirmation terhadap komunitas dengan menawarkan sesuatu yang benar-benar relevan dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Tapi Starbucks juga sadar bahwa axiety and desire pelanggannya tidak sekedar terbatas pada apa yang terjadi dalam kedai kopi mereka. Akan tetapi mencakup keseluruhan hal yang mempengaruhi lingkungan sosial mereka. Oleh sebab itu, Starbucks merasa bahwa mereka juga perlu terus menunjukkan klarifikasi positioning Starbucks melalui berbagai inisiatif yang menganggapi isu-isu penting dunia, seperti sustainability, social responsibility, dan fair trade.

Sehingga komitmen pada aktivisme sosial dan lingkungan adalah salah satu bagian inti dari brand Starbucks. Dari berbagai program social responsibility yang diluncurkannya, salah satu yang paling menarik adalah “Starbucks Earthwatch Contest”. Dalam kontes ini, Starbucks meminta para pelanggannya untuk menulis essay tentang ”How would you change the world”. Hadiah bagi pemenangnya bukan berupa barang ataupun uang, tapi mendapatkan kesempatan untuk mengikuti suatu ekspedisi ke Costa Rica untuk bekerja sama dengan suatu koperasi petani kopi di sana dan membantu mendorong diimplementasikannya prinsip prinsip pertanian yang lebih sustainable.

Sumber : kompas.com

ASAL MUASAL FACEBOOK

10.17 Edit This 0 Comments »
FACEBOOK....

ini dia nih,, jaringan online sosial yang lagi hot2nya baik dikalangan anak muda maupun orangtua...
siapa yang ga tau sama yang namanya facebook?! apalagi anak muda jaman sekarang,,, "fesbukan" setiap waktu dimanapun dan kapanpun..
tapi tau gak siapa orang dibalik jaringan sosial ini????
mungkin msh banyak yang belum tau sama orang yg satu ini....

naahhh,,, yuk kita kenalan.... ;)

***

Mark Zuckerberg, Orang Kaya Termuda di dunia

Mark Zuckerberg

Rahasia Jutawan Facebook

Mark Zuckerberg

Usia Mark Zuckerberg baru 24 tahun, tetapi ia bisa menghasilkan 1,5 miliar dollar AS. Keberhasilan pria pendiri Facebook, salah satu situs jejaring sosial ternama di dunia, ini membuatnya nangkring dalam jajaran 400 orang terkaya di Amerika versi Forbes. Tidak hanya itu, dalam jajaran tersebut ia juga dinobatkan sebagai orang kaya yang paling muda.

Semula, Zuckerberg mengembangkan Facebook di dalam kamar asramanya semasa kuliah di Harvard. Anggota pertama yang bergabung dalam Facebook adalah teman-temannya sendiri. Dalam jangka waktu dua minggu, sepertiga dari siswa Harvard telah menjadi anggota tetap Facebook.

Walaupun ia sempat mengenyam pendidikan di Harvard, bahkan merintis Facebook di perguruan tinggi ternama itu, ia tercatat belum menyelesaikan studinya sehingga titel sarjana pun belum disandangnya.

Pengguna Facebook terus meningkat dan kini mencapai 100 juta member di seluruh dunia dengan keuntungannya ditaksir mencapai 300 juta dollar per tahun. Malah ada sejumlah orang yang tak lagi jadi mahasiswa atau yang masih di sekolah ingin bergabung.

Jejaring yang dihim­punnya meliputi 55.000 jaringan berdasarkan demografi, pekerjaan, sekolah, kolegial, dan sebagainya. Setiap harinya ada foto yang di-upload (dimasukkan ke Facebook) dan pesan yang dikirim.

Prestasi yang diraih Zackerberg tak benar-benar mulus. Sejumlah perkara ia dapatkan sehubungan dengan Facebook, termasuk tudingan yang menyebutkan rancangan Facebook sebenarnya tiruan. Di tengah sejumlah kontroversi itu, nama Facebook dan Mark Zackerberg tetap digemari banyak orang.

Bahkan, Microsoft tertarik untuk membeli 1,6 persen saham Facebook dengan nilai 240 juta dollar, akhir Oktober lalu. Transaksi ini menunjukkan nilai kapitalisasi Facebook ternyata lebih tinggi, yaitu sekitar 15 miliar dollar. Setelah itu sejumlah tawaran mengepung Facebook.

Lebih dari seratus juta warga dunia kini keranjingan dengan jaringan sosial di dunia maya, Facebook.com. Lewat situs ini, pengguna dapat memperluas pertemanan lintas benua, bahkan kembali “bertemu” dengan kawan-kawan atau pacar lama yang tidak terlihat lagi seusai perpisahan sekolah.

Presiden AS Barack Hussein Obama bahkan memanfaatkan situs ini sebagai salah satu cara untuk meraih dukungan dalam Pemilihan Presiden AS, tahun lalu. Inilah buah karya Mark Elliot Zuckerberg, seorang keturunan Yahudi AS, salah satu dari tiga pendiri Facebook.

Mengapa Facebook melejit? Pakar teknologi informasi, Dr Linda M Gallant, Asisten Profesor dari Emerson College, Boston, memberi penjelasan, “Situs internet umumnya menyajikan informasi dan para penjelajahnya hanya menerima apa adanya. Sekarang ini para penjelajah ingin berpartisipasi sebagai pengisi situs. Facebook memenuhi hasrat itu.”

Mengapa Facebook mengejar My Space, situs jaringan sosial terbesar pertama di dunia sebelum April 2008? Keadaan bahkan sudah berubah, Facebook tidak lagi nomor dua sebagaimana ditulis di situs Techcrunch.

Situs Mashable (The Social Media Guide) menyatakan, desain Facebook lebih enak dilihat dan dijelajahi serta menawarkan hal-hal yang lebih riil. Sebagai contoh, Facebook menawarkan orang lain yang kira-kira Anda kenal untuk di-add (ditambahkan) jadi teman. My Space juga menyodori Anda beberapa teman, tetapi termasuk menyodori orang-orang dari negeri antah berantah menjadi teman.

Apa pun latar belakang kemajuan Facebook, nama Zuckerberg sudah melejit ke seluruh dunia seperti meteor. Banyak pengguna Facebook yang merupakan orang-orang elite dunia. Facebook juga menjadi sarana komunikasi para karyawan Toyota, Ernst & Young, dan perusahaan kaliber dunia lainnya.

Di Facebook, Zuckerberg bertanggung jawab untuk urusan garis kebijakan umum dan penyusunan strategi perusahaan yang kini menjadi rebutan para pemasang iklan dan para investor.

Zuckerberg telah mendapat julukan sebagai “salah satu orang yang paling berpengaruh pada tahun 2008? versi majalah Time. Pada Forum Ekonomi Davos 2009, Zuckerberg termasuk dalam daftar pemimpin muda karena prestasi dan komitmen terhadap masyarakat serta berpotensi menyumbangkan ide untuk membentuk tatanan dunia baru.

Pemuda itu tampil dalam sesi “Pengalaman Digital Mendatang” pada Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Peserta lain yang hadir antara lain Chad Hurley (YouTube), Craig Mundie (Microsoft), Shananu Narayen (Adobe), Hamid Akhvan (T-Mobile), dan Eric Clemmons (Wharton).

Salah satu poin menarik yang diberikan Zuckerberg adalah bahwa lebih dari 100 juta orang secara aktif menggunakan aplikasi bergerak pada Facebook. iPhone Facebook saja telah memiliki 5 juta pengguna aktif bulanan dan Blackberry untuk Facebook memiliki 3,25 juta pengguna aktif bulanan.

Pada tahun 2006, Zuckerberg mencengangkan dunia karena menampik tawaran Yahoo untuk membeli Facebook seharga 1 miliar dollar AS (atau sekitar Rp 12 triliun). Setahun kemudian, Microsoft membeli 1,6 persen saham Facebook seharga 240 juta dollar AS. Kini nilai ekonomi Facebook ditaksir sebesar 15 miliar dollar AS.

Zuckerberg yang lahir dari keluarga dokter yang kaya memiliki 20 persen saham di Facebook senilai 3 miliar dollar AS. Majalah Forbes mendeklarasikan Zuckerberg sebagai miliuner “self made” termuda di planet ini.

Namun, jangan tanyakan perihal kehidupan pribadinya, tidak banyak yang diketahui. Maklum, ketika di SMA pun dia sudah berkutat dengan urusan komputer. Ketika itu dia ingin membantu jaringan yang dimiliki ayahnya untuk dipertemukan lewat dunia maya.

Kebiasaan ini terus melekat dan dia lupa belajar. Karena urusan komputer dan teknologi informasi inilah dia drop-out dari Harvard.

Entah iseng atau tidak, Facebook kini kebanjiran uang. “Mengherankan juga, begitu banyak tawaran datang,” kata Zuckerberg kepada Techcrunch pada 7 Desember 2008.

Tidak banyak kalimat lain dari Zuckerberg selain ambisinya terus membuat Facebook senyaman mungkin untuk jadi alat penyatu warga dunia. “Bukankah kami memiliki situs, yang membuat Anda merasa lebih enak menggunakannya?” ujar Zuckerberg.

Sumber : Kompas.com

VN:F [1.7.2_963]
***

Naaahhh,,, sekarang udah tau kan gmana dan dari mana asal muasal fesbukk itu... ;P
sebenernya FYI aja koq,, kan jadinya kita sebagai pengguna facebook jg bs tau siapa orang dibalik "jaringan online sosial" ini...


Salam... ;)

Lagu Indonesia di Satelit "VOYAGER"

10.07 Edit This 0 Comments »
Sumber : yogakojiro.blogspot.com/2009_05_01_archive.html




Satu lagi yg bikin warga Indonesia bangga,,,
coba simak cerita berikut...


Sebelumnya mari kita kenalan dulu sama satelit Voyager... ;)

Satelit Voyager adalah sebuah wahana luar angkasa tanpa awak yang diluncurkan amerika serikat tahun 1977 dengan beberapa tujuan yaitu :

1. meneliti luar angkasa lebih dalam dan luar angkasa yang tidak dapat dilihat oleh mata.

2. mencari keberadaan planet yang dapat dihuni

3. mencari planet yang berpenghuni..

Digerakkan dengan tenaga nuklir, voyager diharapkan mampu mengirim data ke bumi sampai tahun 2025 ( 48 tahun setelah diluncurkan) sebelum pasokan listriknya habis.

Jika listriknya habis dan voyager tidak lagi beroperasi, maka misinya dikurangi menjadi 1 yaitu :

1. memberi tahu keberadaan bumi pada alien yang memiliki teknologi lebih tinggi daripada kita

_____________________________________________

Untuk Itu Voyager membawa piringan tembaga berlapis emas. Piringan emas ini berisi suara-suara serta gambar-gambar pilihan yang bertujuan menggambarkan keanekaragaman makhluk hidup dan budaya di Planet Bumi. Piringan dibuat dari tembaga berlapis emas, dan ditujukan kepada bentuk kehidupan luar angkasa yang cerdas atau manusia Bumi di masa depan yang mungkin akan menemukannya.

Wahana antariksa Voyager akan menghabiskan waktu sekitar 40.000 tahun untuk mencapai tata surya yang terdekat. "Terdekat" di sini artinya adalah jarak yang setara dengan 1,7 tahun cahaya. Maka dari itu, piringan emas ini akan membutuhkan waktu yang amat sangat lama sekali untuk bisa ditemukan oleh bentuk kehidupan lain, kecuali bila bentuk kehidupan asing itu sendiri yang tidak sengaja berpapasan dengannya di luar angkasa.


foto asli piringan emas

Isi dari piringan emas ini dipilih untuk NASA oleh sebuah tim yang diketuai oleh Carl Sagan dari Universitas Cornell. Dr. Sagan dan timnya mengumpulkan 115 gambar berikut sebuah rekaman suara-suara alam, seperti suara ombak, angin, petir, serta suara-suara binatang, termasuk kicauan burung dan suara dari ikan paus. Selain itu, piringan ini juga diisi dengan musik dari berbagai budaya dan era yang berbeda, serta ucapan salam dalam 55 bahasa. Piringan emas ini juga menyertakan pesan tercetak dari Presiden Jimmy Carter dan Sekretaris Jenderal PBB saat itu, Kurt Waldheim.

Berikut ini adalah kutipan dari penjelasan resmi Presiden Jimmy Carter yang ditempatkan pada wahana antarika Voyager pada tanggal 16 Juni 1977:

Kami mengirimkan pesan ini kepada seluruh alam semesta... Yang terdiri dari 200 milyar bintang di Galaksi Bima Sakti, beberapa -mungkin banyak- di antaranya, mungkin mempunyai planet yang didiami oleh peradaban yang bisa melakukan perjalanan ke luar angkasa. Bila salah satu diantaranya bisa bertemu dengan Voyager dan mampu mengerti isi dari rekaman ini, inilah pesan dari kami: Kami semua berusaha untuk mempertahankan keberadaan kami, sehingga kami bisa hidup bersama-sama dengan kalian. Kami harap suatu hari nanti, kami bisa menyelesaikan permasalahan yang kami hadapi, untuk ikut bergabung dalam sebuah komunitas Peradaban Galaksi. Piringan emas ini mewakili harapan, kebulatan tekad, serta niatan baik kami dalam alam semesta yang luas dan amat menakjubkan ini.

Sejumlah 115 gambar yang diikutsertakan pada rekaman ini disandikan dalam bentuk analog (bukan digital). Sementara itu sisanya berupa audio, yang dirancang untuk bisa dimainkan pada kecepatan 16 2/3 putaran per menit. Rekaman ini berisi salam-salam yang terucap dalam berbagai bahasa, dimulai dengan Bahasa Akkadia dan diakhiri dengan Bahasa Wu, sebuah bahasa minoritas di Cina.

Berikut ini adalah 55 bahasa yang dimasukkan ke dalam piringan emas ini:

* Bahasa Akkadia
* Bahasa Yunani Kuno
* Amoy (dialek dari daerah Min Nan)
* Bahasa Arab
* Bahasa Aramaik
* Bahasa Armenia
* Bahasa Bengali
* Bahasa Bulgaria
* Bahasa Burma
* Bahasa Kanton
* Bahasa Ceko
* Bahasa Belanda
* Bahasa Inggris
* Bahasa Perancis
* Bahasa Jerman
* Bahasa Gujarat
* Bahasa Ibrani
* Bahasa Hindi
* Bahasa Hitit
* Bahasa Hungaria
* Bahasa Zambia
* Bahasa Indonesia
* Bahasa Italia
* Bahasa Jepang
* Bahasa Kannada
* Bahasa Korea
* Bahasa Latin
* Bahasa Luganda
* Bahasa Mandarin
* Bahasa Marathi
* Bahasa Nepal
* Bahasa Nguni
* Bahasa Nyanja
* Bahasa Oriya
* Bahasa Persia
* Bahasa Polandia
* Bahasa Portugis
* Bahasa Punjabi
* Bahasa Quechua
* Bahasa Rajasthani
* Bahasa Rumania
* Bahasa Rusia
* Bahasa Serbia
* Bahasa Sinhala
* Bahasa Sotho
* Bahasa Spanyol
* Bahasa Sumeria
* Bahasa Swedia
* Bahasa Tamil
* Bahasa Thailand
* Bahasa Turki
* Bahasa Ukraina
* Bahasa Urdu
* Bahasa Vietnam
* Bahasa Wales
* Bahasa Wu


Setelah bagian suara-suara Planet Bumi terdapat bagian berisi musik-musik pilihan dengan total masa putar selama 90 menit. Musik tersebut berasal dari berbagai budaya, termasuk musik klasik dari Timur dan Barat. Berikut ini adalah daftarnya:

cara baca:
(Negara) (Judul) (Pencipta Lagu) (Artis) (direkam oleh) (genre musik) (durasi)

Jerman Brandenburg Concerto No. 2 in F. First Movement Bach Munich Bach Orchestra, konduktor: Karl Richter Chamber orchestra 4:40

Indonesia "Puspawarna" ("Beragam Bunga") Gamelan Keraton Pura Paku Alaman di bawah pimpinan K.R.T. Wasitodipuro Robert E. Brown Gamelan 4:43


Senegal Perkusi Senegal Charles Duvelle Musik perkusi 2:08

Zaire Lagu inisiasi anak perempuan pigmi Colin Turnbull 0:56

Australia "Morning Star" dan "Devil Bird" Sandra LeBrun Holmes Lagu bangsa Aborigin 1:26

Meksiko "El Cascabel" Lorenzo Barcelata Antonio Maciel y Las Aguilillas with El Mariachi México de Pepe Villa 3:14


Amerika Serikat "Johnny B. Goode" Chuck Berry Chuck Berry Rock and roll 2:03


Papua Nugini Lagu rumah laki-laki Robert MacLennan 1:20


Jepang "Tsuru No Sugomori" ("Sarang Burung Jenjang") Goro Yamaguchi Shakuhachi 4:51


Jerman/Belgia "Gavotte en rondeaux" dari Partita No. 3 in E major untuk biola Bach Arthur Grumiaux Violin 2:55


Austria/Jerman Die Zauberflöte, Queen of the Night aria No. 14 Der Hölle Rache kocht in meinem Herzen Mozart Edda Moser (soprano) dari Bavarian State Opera, konduktor: Wolfgang Sawallisch Opera 2:55


Georgia S.S.R. "Tchakrulo" Radio Moscow Paduan suara 2:18


Peru Casa de la Cultura, Lima Pan flute dan perkusi 0:52


Amerika Serikat "Melancholy Blues" Louis Armstrong and his Hot Seven Jazz 3:05


Azerbaijan S.S.R. "Ugam" Radio Moscow Bagpipe 2:30


Rusia/Perancis/AS Rite of Spring, Sacrificial Dance Stravinsky Columbia Symphony Orchestra, konduktor: Igor Stravinsky 4:35


Jerman/Kanada The Well-Tempered Clavier, Book 2, Prelude and Fugue in C, No.1 Bach Glenn Gould Piano 4:48


Jerman/Inggris Simfoni No.5, First Movement Beethoven Philharmonia Orchestra, konduktor: Otto Klemperer 7:20


Bulgaria "Излел е Делю хайдутин" ("Izlel je Delyo Hajdutin") traditional Valya Balkanska Ethel Rain and Martin Koenig 4:59


Amerika Serikat Nyanyian malam Suku Indian Navajo Willard Rhodes 0:57


Britania Raya "The Fairie Round" dari Pavans, Galliards, Almains and Other Short Aeirs Anthony Holborne David Munrow and the Early Music Consort of London 1:17


Kepulauan Solomon Solomon Islands Broadcasting Service Panpipes 1:12


Peru Lagu pernikahan John Cohen 0:38


Cina "Liu Shui" ("Arus mengalir") Bo Ya Kuan P'ing-hu Guqin 7:37


India "Jaat Kahan Ho" Surshri Kesar Bai Kerkar Raga Bhairavi 3:30


Amerika Serikat "Dark Was the Night, Cold Was the Ground" Blind Willie Johnson Blind Willie Johnson Blues 3:15


Jerman/Hongaria String Quartet No. 13 in B flat, Opus 130 Beethoven Budapest String Quartet Cavatina 6:37


*

Sebagian besar gambar yang dimasukkan ke dalam piringan emas (reproduksi hitam putih), beserta informasinya bisa ditemukan dalam buku terbitan tahun 1978, Murmurs of Earth: The Voyager Interstellar Record (Bisikan dari Bumi: Rekaman antar-Galaksi dari Voyager) yang disusun oleh Carl Sagan, F.D. Drake, Ann Druyan, Timothy Ferris, Jon Lomberg, dan Linda Salzman. Versi CD-ROM dari rekaman ini diterbitkan oleh Warner New Media pada tahun 1992. Kedua versi tersebut sudah tidak diterbitkan lagi, tetapi buku edisi 1978 masih bisa ditemukan di sejumlah perpustakaan umum dan universitas.

Pada bulan Juli 1983, BBC Radio 4 menyiarkan program dokumenter berdurasi 45 menit, Music from a Small Planet (Musik dari sebuah Planet Kecil). Pada siaran ini, Carl Sagan dan Ann Druyan menjelaskan tentang proses pemilihan musik.

Bangga yah... ;)
Salam....

Ngariung Di Bandung.. ;)

10.19 Edit This 0 Comments »
JAMBORE FOTOGRAFI SE-JAWA DAN SUMATERA 2009
‘NGARIUNG DI BANDUNG”

Mengikuti kegiatan di kampus sangat menyenangkan...
saya sendiri tergabung dalam salah satu unit kegiatan mahasiswa di Kampus Gunadarma, yaitu SNAP Fotografi..
sebenarnya tujuan utama saya mengikuti SNAP adalah untuk menyalurkan hobi,, tetapi ternyata setelah mengikuti UKM ini,, saya benar-benar merasa mendapat banyak manfaat didalamnya.. selain banyak mendapatkan pengetahuan mengenai fotografi,, saya juga bisa memiliki banyak teman dari beda jurusan,, beda kampus,, bahkan beda daerah..

Bulan lalu,,, perkumpulan mahasiswa pencinta fotografi se jawa menyelenggarakan acara jambore fotografi yang ke dua..
Acara Jambore Fotografi 2009 kali ini diadakan di Bandung, tepatnya di daerah Lembang. Acara yang diadakan pada tanggal 16-18 Oktober 2009 ini mengambil tema “Ngariung di Bandung” yang menurut penduduk setempat artinya adalah “Berkumpul di Bandung”.
Jambore Fotografi yang ke-2 ini diikuti oleh para mahasiswa pecinta fotografi yang berasal dari daerah Jawa dan Sumatera. Lebih dari 15 Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta mengirimkan perwakilannya untuk mengikuti acara tersebut.
SNAP Gunadarma sendiri diwakilkan dengan 5 orang mahasiswanya, termasuk saya sendiri.. Kami berlima berangkat menuju Bandung bersama dengan perwakilan dari KMPF UNJ pada hari Jumat tanggal 16 Oktober 2009. Kami merupakan rombongan kedua yang berangkat dari Jakarta, karena rombongan sebelumnya telah berangkat pada Kamis malam.
Semua rombongan berkumpul di UPI, Bandung untuk kemudian diberangkatkan ke daerah Lembang menuju penginapan.
Acara ini tidak hanya sekedar untuk memotret2 saja,, tetapi para mahasiswa disuguhkan dengan berbagai workshop menarik serta sharing foto dan sedikit cerita rakyat yang berasal dari Bandung..
mengikuti kegiatan ini,, benar2 membuat saya mendapatkan banyak pengetahuan..
Dan pada hari kedua,, dengan mengambil dua objek wisata yang ada di daerah Lembang, yaitu Kawah Domas dan Tangkuban Perahu, lebih dari 300 mahasiswa yang terkumpul dalam jambore fotografi ini mengambil gambar serta memotret pemandangan alam yang nantinya bisa dipergunakan sebagai referensi ataupun sebagai koleksi foto pribadi mereka. Acara ini secara umum bertujuan untuk mengakrabkan para mahasiswa pecinta fotografi serta meningkatkan kualitas teknik memotret.
Jambore Fotografi ini mendapat sambutan yang baik sekali dari para mahasiswa yang mengikuti acara tersebut. Mereka berpendapat agar acara-acara seperti ini dapat terus diadakan. Selain untuk menambah referensi baru dan teman baru, kami juga dapat menambah wawasan dari pembelajaran hunting foto tersebut agar nantinya dapat berguna di dalam meningkatkan kualitas foto serta teknik memotret yang lebih baik lagi..

Berikut merupakan hasil hunting foto dan dokumentasi acara yang saya dapat dari acara tersebut..
salam... ;)


Tiba di lokasi hunting...


Rombongan memasuki hutan..


Kawah Domas...


Peserta Jambore...


PANORAMA
(kumpulan mahasiswa pencinta fotografi yg berasal dari beberapa kampus baik negeri maupun swasta yg berasal dari Jakarta. SNAP Gunadarma pun termasuk didalamnya...)


Ranting..


Sisa Kehidupan..


Hang On..


Jalan Menuju Awan..

obat Kangker hasil alam Indonesia.. ;)

09.55 Edit This 0 Comments »
Berbahagialah kita sebagai warga negara Indonesia yang banyak memiliki kekayaan alam yg tersimpan didalamnya!

Tanah Indonesia pun sudah terbukti kesuburannya di mata dunia,, bahkan ada pepatah lama yg mengatakan bahwa
"tongkat kayu dan batu pun bisa jadi tanaman",, maka bersyukurlah atas kesuburan tanah yang dimiliki negara kita...
Satu lagi kelebihan yg dimiliki tanah Indonesia,, ditemukannya tanaman asli Indonesia untuk
menyembuhkan segala jenis penyakit KANGKER...

Woooooow......
Kanker kini tidak lagi mematikan.


Para penderita kanker di Indonesia dapat memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya anaman “KELADI TIKUS” (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber) sebagai tanaman obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan berbagai penyakit berat lain. Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung. “Tanaman ini sangat banyak ditemukan di Pulau Jawa,” kata Drs.Patoppoi Pasau, orang pertama yang menemukan tanaman itu di Indonesia. Tanaman obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof Dr Chris K.H.Teo,Dip Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia. Lembaga perawatan kanker yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari Malaysia , Amerika, Inggris, Australia, Selandia Baru, Singapura, dan berbagai negara di dunia.

Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di Pekalongan, Jawa Tengah. Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker payudara stadium III dan harus dioperasi 14 Januari 1998. Setelah kanker ganas tersebut diangkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani kemoterapi (suntikan kimia untuk membunuh sel) untuk menghentikan penyebaran sel-sel kanker tersebut. “Sebelum menjalani kemoterapi,dokter mengatakan agar kami menyiapkan wig (rambut palsu) karena kemoterapi akan mengakibatkan kerontokan rambut, selain kerusakan kulit dan hilangnya nafsu makan,”jelas Patoppoi.

Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk mengobati kanker. “Saat itu juga saya langsung terbang ke Malaysia untuk membeli teh tersebut,” ujar Patoppoi yang juga ahli biologi. Ketika sedang berada di sebuah toko obat di Malaysia , secara tidak sengaja dia melihat dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang berjudul “Cancer, Yet They Live” karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan 1996. “Setelah saya baca sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut. Begitu menemukan buku itu, saya malah tidak jadi membeli teh Lin Qi, tapi langsung pulang ke Indonesia ,” kenang Patoppoi sambil tersenyum. Di buku itulah Patoppoi membaca khasiat typhonium flagelliforme itu.

Berdasarkan pengetahuannya di bidang biologi, pensiunan pejabat Departemen Pertanian ini langsung menyelidiki dan mencari tanaman tersebut. Setelah menghubungi beberapa koleganya di berbagai tempat, familinya di Pekalongan Jawa Tengah, balas menghubunginya. Ternyata, mereka menemukan tanaman itu di sana. Setelah mendapatkan tanaman tersebut dan mempelajarinya lagi, Patoppoi menghubungi Dr. Teo di Malaysia untuk menanyakan kebenaran tanaman yang ditemukannya itu.

Selang beberapa hari, Dr Teo menghubungi Patoppoi dan menjelaskan bahwa tanaman tersebut memang benar Rodent Tuber. “Dr Teo mengatakan agar tidak ragu lagi untuk menggunakannya sebagai obat,” lanjut Patoppoi. Akhirnya, dengan tekad bulat dan do’a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai memproses tanaman tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku tersebut untuk diminum sebagai obat. Kemudian Patoppoi menghubungi putranya, Boni Patoppoi di Buduran, Sidoarjo untuk ikut mencarikan tanaman tersebut. “Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya mulai mencari di pinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan tanaman tersebut tumbuh liar di pinggir sungai,” kata Boni yang mendampingi ayahnya saat itu.

Selama mengkonsumsi sari tanaman tersebut, isteri Patoppoi mengalami penurunan efek samping kemoterapi yang dijalaninya. Rambutnya berhenti rontok, kulitnya tidak rusak dan mual-mual hilang. “Bahkan nafsu makan ibu saya pun kembali normal,” lanjut Boni.

Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri Patoppoi menjalani pemeriksaan kankernya. “Hasil pemeriksaan negatif, dan itu sungguh mengejutkan kami dan dokter-dokter di Jakarta ,” kata Patoppoi. Para dokter itu kemudian menanyakan kepada Patoppoi, apa yang diberikan pada isterinya. “Malah mereka ragu, apakah mereka telah salah memberikan dosis kemoterapi kepada kami,” lanjut Patoppoi. Setelah diterangkan mengenai kisah tanaman Rodent Tuber, para dokter pun mendukung Pengobatan tersebut dan menyarankan agar mengembangkannya. Apalagi melihat keadaan isterinya yang tidak mengalami efek samping kemoterapi yang sangat keras tersebut. Dan pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan sekali diundur menjadi enam bulan sekali.”Tetapi karena sesuatu hal, para dokter tersebut tidak mau mendukung secara terang-terangan penggunaan tanaman sebagai pengobatan alternatif,” sambung Boni sambil tertawa. Setelah beberapa lama tidak berhubungan, berdasarkan peningkatan keadaan isterinya, pada bulan April 1998, Patoppoi kemudian menghubungi Dr.Teo melalui fax untuk menginformasikan bahwa tanaman tersebut banyak terdapat di Jawa dan mengajak Dr. Teo untuk menyebarkan penggunaan tanaman ini di Indonesia. Kemudian Dr Teo langsung membalas fax kami, tetapi mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat, karena jarak yang jauh,” sambung Patoppoi. Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku mereka diterjemahkan dalam bahasa Indonesiadan disebar-luaskan di Indonesia, Dr. Teo menganjurkan agar kedua belah pihak bekerja sama dan berkonsentrasi dalam usaha nyata membantu penderita kanker di Indonesia. Kemudian, pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas mengenai meninggalnya Wing Wir yanto, salah satu wartawan handal Jawa Pos, Patoppoi sempat tercengang. Data-data rinci mengenai gejala, penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil menyembuhkan pasien tersebut. “Lalu saya langsung menulis di kolom Pembaca Menulis di Jawa Pos,” ujar Boni. Dan tanggapan yang diterimanya benar-benar diluar dugaan. Dalam sehari, bisa sekitar 30 telepon yang masuk. “Sampai saat ini, sudah ada sekitar 300 orang yang datang ke sini,” lanjut Boni yang beralamat di Jl. KH. Khamdani, Buduran Sidoarjo. Pasien pertama yang berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahim stadium dini. Setelah diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi. Tetapi karena belum memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya laku dijual untuk biaya operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos. Setelah diberi tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemudian pasien tersebut datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi, karena hasil pemeriksaan mengatakan negatif.

Berdasarkan animo masyarakat sekitar yang sangat tinggi, Patoppoi berusaha untuk menemui Dr. Teo secara langsung. Atas bantuan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan Departemen Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr. Teo di Penang, Malaysia. Di kantor Pusat Cancer Care Penang, Malaysia, Patoppoi mendapat penerangan lebih lanjut mengenai riset tanaman yang saat ditemukan memiliki nama Indonesia. Ternyata saat Patoppoi mendapat buku “Cancer, Yet They Live” edisi revisi tahun 1999, fax yang dikirimnya di masukkan dalam buku tersebut, serta pengalaman isterinya dalam usahanya berperang melawan kanker. Dari pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi agar Patoppoi mendirikan perwakilan Cancer Care di Jakarta dan Surabaya. Maka secara resmi, Patoppoi dan putranya diangkat sebagai perwakilan lembaga sosial Cancer Care Indonesia, yang juga disebutkan dalam buletin bulanan Cancer Care, yaitu di Jl. Kayu Putih 4 No. 5, Jakarta , telp. 021-4894745, dan di Buduran, Sidoarjo. Cancer Care Malaysia telah mengembangkan bentuk pengobatan tersebut secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan berbagai tananaman lainnya dengan dosis tertentu. “Dosis yang diperlukan tergantung penyakit yang diderita,”kata Boni.

Untuk mendapatkan obat tersebut, penderita harus mengisi formulir yang menanyakan keadaan dan gejala penderita dan akan dikirimkan melalui fax ke Dr. Teo. “Formulir tersebut dapat diisi disini, dan akan kami fax-kan. Kemudian Dr. Teo sendiri yang akan mengirimkan resep sekaligus obatnya, dengan harga langsung dari Malaysia , sekitar 40-60 Ringgit Malaysia ,” lanjut Boni. “Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa memberikan perpanjangan waktu pembayaran.” tambahnya.

Sebenarnya pengobatan ini juga didukung dan sedang dicoba oleh salah satu dokter senior di Surabaya, pada pasiennya yang mengidap kanker ginjal. Ada dua pasien yang sedang dirawat dokter yang pernah menjabat sebagai direktur salah satu rumah sakit terbesar di Surabaya ini. Pasien pertama yang mengidap kanker rahim tidak sempat diberi pengobatan dengan keladi tikus, karena telah ditangani oleh rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi. Setelah menjalani kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami kerontokan rambut, kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah. Tetapi pada pasien kedua yang mengidap kanker ginjal, dokter ini menanganinya sendiri dan juga memberikan pil keladi tikus untuk membantu proses penyembuhan kemoterapi.

Pada pasien kedua ini, tidak ditemui berbagai efek yang dialami penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan normal. Tetapi dokter ini menolak untuk diekspos karen menurutnya, pengobatan ini belum resmi diteliti di Indonesia. Menurutnya, jika rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai pengobatan alternatif, mereka akan memberikan predikat sebagai “ter-kun” atau dokter-dukun. “Disinilah gap yang terbuka antara pengobatan konvensional dan modern,” kata dokter tersebut.

Banyak hal menarik yang dialami Boni selama menerima dan memberikan bantuan kepada berbagai pasien. Bahkan ada pecandu berat putaw dan sabu-sabu di Surabaya , yang pada akhirnya pecandu tersebut mendapat kanker paru-paru. Setelah mendapat vonis kanker paru-paru stadium III, pasien tersebut mengkonsumsi pil dan teh dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata obat tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari peredaran darah penderita dan mengatasi ketergantungan pada narkoba tersebut. “Tapi, jika pecandu sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus, dia tidak boleh memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul resistensi. Jadi jangan seperti kebo, habis mandi berkubang lagi,” sambung Boni sambil tertawa.

Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan akibat serangan kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa sakit sudah tidak mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus, beberapa saat kemudian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa kesakitan. Menurut data Cancer Care Malaysia, berbagai penyakit yang telah disembuhkan adalah berbagai kanker dan penyakit berat seperti kanker payudara, paru-paru, usus besar-rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, pankreas, dan hepatitis.

Nah,, semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kita semua....


salam...

Manusia Paling Jenius

09.28 Edit This 0 Comments »
Lagi iseng2 berGoogLe ria,,, jari saya secara tak sengaja menuliskan key word "manusia terpintar di dunia"... ga tau kenapa malam ini benar2 ingin tau berita2 dunia yang belum tentu semua orang tau,,, setelah keluar semua link yg menceritakan tentang sang empunya kejeniusan ini, semua link menjelaskan satu nama, yaitu
William James Sidis...
siapa sebenarnya sang pemilik nama tersebut????
penasaran???
coba baca kisahnya....
( menurut : http://forum.cekinfo.com/showthread.php?p=35233 )

Siapakah manusia terjenius yang pernah dimiliki dunia?
Da Vinci?
John Stuart Mills? Atau Albert Einstein, seperti yang selama ini diperkirakan orang?
Ketiganya memang dianggap jenius-jenius besar yang telah memberikan banyak pengaruh terhadap bidangnya masing-masing.
Tapi gelar manusia terjenius yang pernah dimiliki dunia rasanya tetap layak diberikan kepada
William James Sidis.
Siapakah ia? Mengapa namanya tenggelam dan kurang dikenal walau angka IQnya mencapai kisaran 250–-300?..

Keajaiban Sidis diawali ketika dia bisa makan sendiri dengan menggunakan sendok pada usia 8 bulan. Pada usia belum genap 2 tahun, Sidis sudah menjadikan New York Times sebagai teman sarapan paginya. Semenjak saat itu namanya menjadi langganan headline surat kabar : menulis beberapa buku sebelum berusia 8 tahun, diantaranya tentang anatomy dan astronomy. Pada usia 11 tahun Sidis diterima di Universitas Harvard sebagai murid termuda. Harvardpun kemudian terpesona dengan kejeniusannya ketika Sidis memberikan ceramah tentang Jasad Empat Dimensi di depan para professor matematika.

Lebih dasyat lagi : Sidis mengerti 200 jenis bahasa di dunia dan bisa menerjamahkannya dengan amat cepat dan mudah. Ia bisa mempelajari sebuah bahasa secara keseluruhan dalam sehari !!!! Keberhasilan William Sidis adalah keberhasilan sang Ayah, Boris Sidis yang seorang Psikolog handal berdarah Yahudi. Boris sendiri juga seorang lulusan Harvard, murid psikolog ternama William James (Demikian ia kemudian memberi nama pada anaknya) Boris memang menjadikan anaknya sebagai contoh untuk sebuah model pendidikan baru sekaligus menyerang sistem pendidikan konvensional yang dituduhnya telah menjadi biang keladi kejahatan, kriminalitas dan penyakit. Siapa yang sangka William Sidis kemudian meninggal pada usia yang tergolong muda, 46 tahun - sebuah saat dimana semestinya seorang ilmuwan berada dalam masa produktifnya. Sidis meninggal dalam keadaan menganggur, terasing dan amat miskin. Ironis. Orang kemudian menilai bahwa kehidupan Sidis tidaklah bahagia. Popularitas dan kehebatannya pada bidang matematika membuatnya tersiksa. Beberapa tahun sebelum ia meninggal, Sidis memang sempat mengatakan kepada pers bahwa ia membenci matematika - sesuatu yang selama ini telah melambungkan namanya. Dalam kehidupan sosial, Sidis hanya sedikit memiliki teman. Bahkan ia juga sering diasingkan oleh rekan sekampus. Tidak juga pernah memiliki seorang pacar ataupun istri. Gelar sarjananya tidak pernah selesai, ditinggal begitu saja. Ia kemudian memutuskan hubungan dengan keluarganya, mengembara dalam kerahasiaan, bekerja dengan gaji seadanya, mengasingkan diri. Ia berlari jauh dari kejayaan masa kecilnya yang sebenarnya adalah proyeksi sang ayah. Ia menyadarinya bahwa hidupnya adalah hasil pemolaan orang lain. Namun, kesadaran memang sering datang terlambat.

Mengharukan memang usaha Sidis. Ada keinginan kuat untuk lari dari pengaruh sang Ayah, untuk menjadi diri sendiri. Walau untuk itu Sidis tidak kuasa. Pers dan publik terlanjur menjadikan Sidis sebagai sebuah berita. Kemanapun Sidis bersembunyi, pers pasti bisa mencium. Sidis tidak bisa melepaskan pengaruh sang ayah begitu saja. Sudah terlanjur tertanam sebagai sebuah bom waktu, yang kemudian meledakkan dirinya sendiri.





 

Made by Lena